Standarisasi Penyelenggaraan Destinasi Wisata Di Kabupaten Bekasi: Evaluasi Kondisi Eksisting Dan Arahan Strategi
DOI:
https://doi.org/10.1234/bdijournal.v5i1.213Keywords:
atraksi, accessibillity, amenitas, ancillary, destinasi wisataAbstract
ABSTRAK
Standarisasi penyelenggaraan destinasi wisata merupakan upaya strategis dalam meningkatkan daya saing pariwisata daerah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi eksisting destinasi wisata di Kabupaten Bekasi berdasarkan komponen atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan ancillary, serta merumuskan arahan standarisasi berdasarkan hasil analisis SWOT. Pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling digunakan untuk memilih 18 objek wisata dari enam kategori (bahari, alam, industri, rekreasi, kuliner, dan heritage). Penelitian dilaksanakan pada Januari–Mei 2025 melalui observasi lapangan, wawancara, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel destinasi wisata belum sepenuhnya memenuhi standar yang diamanatkan oleh Permenparekraf Nomor 9 Tahun 2021. Kelemahan terbesar ditemukan pada komponen amenitas (ketiadaan fasilitas difabel, sanitasi tidak layak) dan ancillary (absennya SOP pengelolaan dan pemandu berlisensi). Analisis SWOT menghasilkan strategi bertahap (jangka pendek, menengah, dan panjang) untuk masing-masing kategori wisata. Standarisasi yang konsisten diproyeksikan mampu meningkatkan kualitas layanan dan daya tarik wisata, sehingga mendorong peningkatan kunjungan wisatawan domestik yang pada tahun 2024 mencapai 3.323.414 orang.
Kata Kunci: atraksi, aksesibilitas, amenitas, ancillary, destinasi wisata




